catatan dokter hartadi
Powered by MaxBlogPress  

CATATAN DOKTER HARTADI

belajar……………………………..belajar…………………………..belajar
Ads

Kita dibekali Tuhan gudang sel penyembuh

Ternyata ada bagian dari badan kita yang bisa dipakai untuk memperbaiki organ organ yang rusak. Penemuan dan penelitian dibidang biologi molekuler membuka mata hati semua manusia bahwa kita dibekali Tuhan cadangan sel yang cukup melimpah yang bisa digunakan untuk pengobatan. Stem sel adalah sel induk yang merupakan cikal bakal sel-sel dalam tubuh lainnya. Sel ini bisa dikembang biakkan menjadi sel dari hampir semua organ didalam tubuh kita.Sumber stem sel terbaik berasal dari embrio karena bisa menjadi satu organisme lengkap tetapi penelitian dan pengembangan bentuk ini bertentangan dengan etika dan agama karena dalam prosesnya akan mematikan embrio itu sendiri. Sumber lain yang bisa dipakai adalah darah tali pusat dan stem sel dari sumsum tulang belakang.Sekarang stem sel dari darah tali pusat ini yang sedang dikembangkan. Konsentrasi stem sel yang tinggi di darah tali pusat ini dapat dipakai untuk menghasilkan sel darah dan sistem imun sehingga dapat untuk mengobati penyakit yang terkait dengan kelainan darah misalnya leukemia dan thalasemia. Ada harapan untuk dipakai juga dalam pengobatan stroke, gagal jantung dan diabetes.Bagaimana prosesnya ? Ketika bayi lahir diambil darah tali pusatnya kemudian disimpan di Bank darah yang khusus menangani stemsel ( Cordlife di singapura tetapi pengambilan darah sudah bisa dilakukan di Indonesia ).Ketika bayi tersebut dalam perjalanan hidupnya mengalami penyakit yang kebetulan bisa ditangani dengan metode stemsel ini maka darah yang disimpan di bank darah tadi diambil dan biakkan kemudian dipisahkan sesuai sel yang dibutuhkan kemudian dimasukkan kembali ke tubuh penderita.Dan hebatnya sel ini akan dapat memperbaiki organ yang rusak , ini yang dimaksud dengan pengobatan menggunakan tubuh kita sendiri. Selain dapat dipergunakan oleh bayi tersebut darah tali pusat ini juga bisa dipergunakan oleh anggota keluarganya. Ilmu ini masih berkembang terus, kendala yang dihadapi adalah biaya yang masih mahal untuk ukuran kita di Indonesia.Untuk proses pengambilan sampai penyimpanan berkisar 16 juta rupiah dan tiap tahun ada biaya perawatan berkisar 1,5 juta rupiah.Semoga dengan berkembangnya terapi ini , bisa lebih menekan biaya sehingga rakyat Indonesia bisa memanfaatkannya.

 

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • bodytext
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • BlogMemes Jp
  • Blogosphere News
  • Blogsvine
  • blogtercimlap
  • Blue Dot
  • De.lirio.us
  • E-mail this story to a friend!
  • feedmelinks
  • Global Grind
  • Haohao
  • LinkArena
  • MisterWong
  • NuJIJ
  • Spurl
  • Technorati
  • TwitThis
  • YahooMyWeb

Post Metadata

Date
July 16th, 2008

Author
hartadi

Category


Leave a Reply