Makan Pedas tak selamanya salah
Version:1.0 StartHTML:0000000168 EndHTML:0000002096 StartFragment:0000000489 EndFragment:0000002079
Bagi penggemar masakan pedas seringkali jadi dilema ketika berobat kedokter terus dokternya bilang ‘hindari pedas”. Kegemaran makan pedas memang memberi rasa kenikmatan yang luar biasa, ketika sensasi pedas terjadi syaraf dimulut akan memberikan rangsangan ke otak untuk melepas endorfin suatu zat alami didalam tubuh untuk menghilangkan rasa sakit dan memberi rasa nikmat untuk sementara dan ini yang menyebabkan timbulnya rasa nikmat dan keinginan makan pedas lagi. Kapsaisin yang terdapat ditempat biji cabai melekat adalah zat yang menimbulkan sensasi pedas. Mengkonsumsi cabai dalam porsi yang wajar akan memberi efek positif bagi tubuh, endorfin selain memiliki efek penghilang sakit juga memberi rasa relak sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah, kapsaisin juga memiliki efek pengencer darah sehingga baik untuk mencegah stroke dan penyakit jantung.orang tua kita dulu juga sering makan pedas saat menderita influenza karena kapsaisin dapat membantu mengencerkan lendir hidung dan tenggorokan.Kandungan vitamin A dan C cabai juga cukup tinggi sehingga baik sebagai anti oksidan.Meskipun memiliki banyak manfaat sebaiknya konsumsinya juga tidak berlebihan dan hati hati kalau kita memiliki wasir atau sakit maag.
























