catatan dokter hartadi
Powered by MaxBlogPress  

CATATAN DOKTER HARTADI

belajar……………………………..belajar…………………………..belajar
Ads

Waspada darah tinggi

Sering kali ini dikaitkan dengan nyeri kepala atau kaku dikepala, tetapi sebenarnya tidak selalu darah tinggi diikuti dengan nyeri kepala atau kaku leher.banyak penderita darah tinggi yang tensinya melebihi 200 mmhg (sistolik) tidak merasa apa –apa, sebaliknya ada yang tensinya normal 120 mmhg (sistolik) mengalami kaku leher atau nyeri kepala. Ini terjadi karena nyeri kepala sendiri penyebabnya banyak salah satunya darah tinggi, justru darah tinggi yang tanpa ada rasa atau tidak merasa apa – apa ini yang berbahaya karena alarm badan kita tidak jalan sehingga badan kita tidak memberitahu kalau tensinya sedang naik. Kapan dikatakan darah tinggi ? ketika diukur tekanan darahnya untuk sistolik melebihi 140 mmHg dan atau diastoliknya melebihi 95 mmHg. Seperti diketahui setiap di ukur tekanan darah biasanya akan diberitahu berapa per berapa maksudnya tekanan sistolik /diastolik.darah tinggi bisa karena tekanan sistoliknya yang tiggi atau diastoliknya yang tinggi atau kedua-duanya tinggi.mengapa darah tinggi berbahaya ? karena tensi yang tinggi ini lama kelamaan akan berakibat buruk ke organ lain misalnya jantung,ginjal atau pecahnya pembuluh darah diotak yang berakibat stroke.Penyebabnya bisa bermacam macam, bisa karena gaya hidup yang salah, pola makan terlalu banyak lemak dan garam, kurang olah raga atau karena penyakit di jantung dan ginjal.Kalau sudah terkena darah tinggi sebaiknya harus rajin kontrol tekanan darahnya, karena ada tipe darah tinggi yang kalau obatnya habis tensinya akan naik lagi jadi harus minum obat terus, kalau tidak terlalu tinggi tensinya misal 140 mmHg sistolik sering masih bisa dikendalikan tanpa obat hanya dengan mengatur pola makan yaitu garam dibatasi, hindari daging ganti ikan air tawar perbanyak sayur dan buah, sebaiknya minyak gorengnya sekali pakai saja atau memakai minyak jagung, rekreasi,olah raga ringan, hindari stres.Akan lebih baik jika bisa dilakukan chek untuk mengetahui ada penyebabnya atau tidak misal diperiksa kolesterol,trigliseride,gula darah, fungsi ginjalnya juga dichek dan jantung diperiksa dengan EKG apakah sudah ada efek kesana atau belum.Kalau rajin kontrol dan minum obat tensipun bisa dikendalikan dan masih bisa menikmati hidup walaupun dengan sedikit pembatasan.

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • bodytext
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • BlogMemes Jp
  • Blogosphere News
  • Blogsvine
  • blogtercimlap
  • Blue Dot
  • De.lirio.us
  • E-mail this story to a friend!
  • feedmelinks
  • Global Grind
  • Haohao
  • LinkArena
  • MisterWong
  • NuJIJ
  • Spurl
  • Technorati
  • TwitThis
  • YahooMyWeb

Post Metadata

Date
August 18th, 2008

Author
hartadi

Category


Leave a Reply